Pengaduan

user image

14/03/2020, 17:52:45 trotoar jadi tempat PKL

 

tak ada ruang trotoar lagi bagi para pejalan kaki dan pembelanja di jaln gunung kawi . semua teruntuk untuk para pedagang membuka lapaknya 

mohon atensi dan semoga bisa di tertibkan kembali dinas terkait.mengenai pedagang yg masih tertdapat membuka lapaknya di atas trotoar dan memakai badan jalan. bahkan ada juga pedagang yg sudah memiliki toko. namun barang dagangannya over load dari kapasitas toko sehingga memakai trotoar juga dimana semestinya para pembelanja dapat menggunakan trotoar sebagai tempat berjalannya justru harus berjalan ke badan jalan dan ini sangat beresiko terhadap keselamatan si pembelanja, serta di jln gajah mada tepatnya di depan pura desa juga terpantau adanya pedagang membuka lapak. semoga pemkot juga bisa memberi perhatian akan hal ini, dan bisa menegakan aturan yg ada sesuai dengan PERDA yg di buat



Informasi Pendukung:

Instansi Tujuan : Kantor Camat Denpasar Barat
Ditembuskan :
  • Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar
  • Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar
  • Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar
  • Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar
  • Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar
  • Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar
  • Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar
Platform : Mobile Phone
Kategori : Keluhan
Jenis Pengaduan : Lingkungan - PKL
User : Noname
Dibaca Sebanyak : 22
Informasi Tambahan :

Tindak Lanjut Pengaduan

2
Administrator - Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik Kota Denpasar 15-03-2020 10:31:39
message user image

Pengaduan kami alihkan ke Kantor Camat Denpasar Barat
Administrator - Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik Kota Denpasar 18-03-2020 12:11:10
message user image
TL Awal (Respon Awal)

Atensi dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar : Khusus untuk jalan kartini jln gunung kawi hasilnya temporer petugas pol pp datang pedagang bubar begitu petugas lengah/pergi pedagang buka lapak lagi.

Hasil ini terjadi pol pp menertibkan dilain sisi ada oknum mendatangkan/mengkoordinir pedagang.

Kalau pedagangnya sendiri sudah sering ditipiring dan sudah mengerti itu melanggar, tapi dengan alasan isi perut terjadilah seperti ini.

Komentar

1
Agus jimmy 29-03-2020 21:07:02
message user image
suksma atensinya jika seperti ity kami berharap SAT POL PP. bisa bekerja sama dengan pihak pihak terkait baik itu dari kepolisian polda bali, Dishub , dan dinas tata ruang. kota denpasar . untuk bisa menangkap oknum yg mengkoordinir para pedagang tersebut. karena jika benar seperti itu itu sudah termasuk tindak pidana melanggar aturan yg di buat dan di berlakukan dan itu juga pedagang yg sudah memiliki toko kok masih juga menaruh dagangannya melebihi luas tojo yg di sewa ( barang dagangannya ada sampai di atas trotoar ) seperti terlihat di photo ini perlu di tindak t3gas dan di beri pengarahan .isi perut sih bule aja itu di paki alasan tp aturan terap dibterapkan jika tidak maka melekul kecil spt ini ini dah yg akan merusak wajah kota yg rapi dan merusak aturan yg mesti di terapkan. tentang kenyamanan dan kesrlamatan masyrakat menggunakan akses pemerintah ( trotoar) dan jika ini di biarkan maka akan makin membludak dan meraja rela pedagang tersebut memakai badan jalan dan kases untuk kepentingan umum untuk berjualan