Pengaduan

user image

22/03/2018, 21:51:46 sidak pembuangan sampah Yth. Lurah Tonja, hari kamis tgl. 22-3-2018 jam 17.00 wita sy membuang sampah di truk sampah DLHK yg menunggu di Jl. Nangka Permai (dpn kuburan di Br. Tangguntiti) dan diterima oleh petugas kebersihan yg bertugas saat itu tp tiba-tiba oleh (yg katanya) Bpk. Kaling Tangguntiti, Pecalang (tdk berpakaian pecalang) dan Klian Banjar, sy dimintai KTP dan krn sy bkn warga Tangguntiti, Kel. Tonja sy dikenakan/diminta membayar 300 rb sebagai uang sidak krn membuang sampah sembarangan. Krn situasi saat itu dgn terpaksa sy putuskan utk membayar Rp. 300 ribu, tanpa dicatat identitas sy dan tanpa bukti pembayaran apapun. Yg menjadi pertanyaan sy sbg warga Kota Denpasar adl : 1. Kemanakah larinya uang sy, ke kas negara/Kelurahan atau ke kas Banjar/Lingkungan, tanpa dicatat bukankah itu termasuk Pungli?? 2. Apakah kegiatan tsb sudah sepengetahuan/seijin Lurah Tonja sbg pemimpin di wilayah itu?? Mohon penjelasan.

Informasi Pendukung:

Instansi Tujuan : Kelurahan Tonja Denpasar Utara
Platform : Mobile Phone
Kategori : Pertanyaan
Jenis Pengaduan : Whistle Blowing - Pelanggaran Kode Etik
User : Noname
Dibaca Sebanyak : 303

Tindak Lanjut Pengaduan

1
Administrator - Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik Kota Denpasar 23-03-2018 08:49:20
message user image
TL Awal (Respon Awal)

Atensi dari Lurah Tonja : 

 

Untuk sidak sampah di Br.Tangguntiti itu merupakan kesepakatan antar prajuru banjar. Dan itu memang membuat efek jera kepada warga luar yang membuang sampah di luar jam. Uang sidak nike masuk ke banjar. Suksma


Komentar

2
NONAME 23-03-2018 22:34:30
message user image
Terimakasih atas penjelasannya. Jd yg sy tangkap adl utk efek jera warga luar yg membuang sampah diluar jam. Sy memang bkn warga disitu tp tidak membuang sampah sembarangan diluar jam yg ditentukan (17.00 s/d 19.00 wita), truk DLHK KOTA DENPASAR pun masih memuat sampah dari warga. Hal itu terasa berlebihan dan menjebak bagi sy ketika tanpa peringatan mereka mendenda sy. Tp pd akhirnya jk sdh berbicara mengenai kesepakatan antar prajuru Banjar maka itu akan bersifat absolut bahkan diatas UU positif dinegri ini. Selamat menjalankan tugas smoga Br. Tangguntiti menjadi lbih bersih dan Sy doakan keluarga Bapak" tidak sampai mengalami hal serupa di tempat lain. Salam!!
NONAME 25-03-2018 08:46:39
message user image
itu kan truk pemerintah, lain secara swakelola oleh desa tersebut baru cocok dikenakan sangsi karena beli moci sendiri, warganya bayar sampah juga ..seperti kelurahan/desa yg lainya dan kalau sudah ktp denpasar dikasi prioritas dong pakkk.. asal sudah memenuhi aturan jam2 buang sampah lain luar daerah baru cocok di kenakan sangsi supaya ada efek jera... semoga denpasar jaya dengan kepemimpinan yang bersih ...mantap